Kisah yang mengajak kita untuk kembali belajar dari orang-orang yang tersisih atau mungkin sengaja disisihkan karena ketidaksempurnaannya. Karena sesungguhnya tak semua dari kita memiliki keunikannya. Justru kita yang menganggap diri sempurna, seringkali lupa dengan apa yang ada disekitar kita. Kita bisa belajar arti kebersamaan, semangat, pelayanan. Sesuatu hal yang besar bukan hanya bisa dilakukan oleh orang-orang besar/tokoh papan atas. Dari kisah ini kita diberi contoh nyata untuk melayani, mencoba memahami seseorang yang dianggap kurang sempurna itu dengan hati.
Radio/Kennedy bukan elektronik, ia seorang yang pemaaf, selalu semangat dan tak mudah menyerah. Mungkin tak semua dari kita mampu seperti dia. Tapi kita sangat membutuhkan sifat dia, dalam keluarga maupun dunia kerja. Di bantu dengan iman dan do'a semua pasti bisa. Karena pada akhirnya kuasa Tuhan mampu merubah ia yang dianggap tak sempurna itu menjadi suatu yang dibutuhkan dan mampu menyempurnakan (menjadi pelengkap).
Mungkin sebenarnya sifat "Radio"itu ada pada diri setiap manusia, hanya bagaimana mampu meyakininya dan melakukanya.

